Tanggal 27 kemaren p.biologi ngadain StaGen di gd.A...penyambutan anak2 MaRu 2010 gitu...acara berlangsung relatif lancar padat merayap...apalagi pas acara talent show yang pada gokil& seru,,bayangin aja hampir semua talent show berisi tentang mualnya mereka terhadap laporan,,huhuhuhu....
acara diakhiri dengan talent show dari panitia yang menampilkan artis Bio_Vaganza,,tau gak siapa?? ya...betul kalo kamu jawab dion ama thyka,hohoy...
pokok'e anang-syahrini kalah pamor deh ama mereka,hihihihi..(pisss brow)..
tapi sayangnya ketika perwakilan 2010 menyatakan pendapat mereka,mereka agak mengecewakan panitia...jelas temen2 gue pada shock breaker..(emangnye motor bukkk),hehehehe...
semoga aja masalah nie cepet berakhir dengan win-win solution memakai strategi negosiasi,,hihihihi..
ah...udah dulu ya...gue mau ngerjain tugas nich...kapan2 gue sambung lagi pake tali rafia,hahahahaha...
bye..
Selasa, 30 November 2010
Sabtu, 30 Oktober 2010
Curahan si Pungguk
by Reza Kurnia Agustia on Thursday, November 19, 2009 at 12:37pm
bayang...
seumpama dapat kudapat itu...takkan ada tangis mengiris hati
memilukan semburat pelangi di lazuardi...
kadang...
seumpama aku meraih itu...takkan ada kisah pilu di negeri ini
seonggok kenang berangsur menambah suatu bayang yang terkadang tak aku harapkan...
kenang...
akankah ada esok yang lebih kuasa daripada seekor bayang yang terkadang menerkam sang surya dan dewi malam ditengah kelemahannya?
seumpama dapat kudapat itu...takkan ada tangis mengiris hati
memilukan semburat pelangi di lazuardi...
kadang...
seumpama aku meraih itu...takkan ada kisah pilu di negeri ini
seonggok kenang berangsur menambah suatu bayang yang terkadang tak aku harapkan...
kenang...
akankah ada esok yang lebih kuasa daripada seekor bayang yang terkadang menerkam sang surya dan dewi malam ditengah kelemahannya?
Pungguk Meratap
by Reza Kurnia Agustia on Monday, November 23, 2009 at 8:15am
elang...kapan kau sampaikan titipan benak harap dalam kesepian sang dentang jam putih di tengah keraton angkasa?
ketika semburat senja menaungi hasrat langit yang penuh ketebatasan...
laksana laba-laba hitam memintal benang keterpurukan di bumi gemah ripah..
sukakah?
akankah jawab harus sama dengan harap?
entahlah...
mungkin tak selalu berakhir dengan derita indah...
akhirkah?
mungkin...
ketika semburat senja menaungi hasrat langit yang penuh ketebatasan...
laksana laba-laba hitam memintal benang keterpurukan di bumi gemah ripah..
sukakah?
akankah jawab harus sama dengan harap?
entahlah...
mungkin tak selalu berakhir dengan derita indah...
akhirkah?
mungkin...
Khayalan si Pungguk
by Reza Kurnia Agustia on Tuesday, December 1, 2009 at 11:21am
khayaaaal......
ingin aku berteriak menembus cakrawala kehidupan yang sesak oleh bidadari-bidadara murka di kekelaman dunia pora ini....
singgah sementara menurut hati Sang Pencipta semesta...
mungkin....aku akan menemukan kedamaian atau malah ditemukan?
entahlah....
jagad menuntun dalam erosi jiwa yang fana ...
mengantar pada kesesatan abadi yang takkan hilang dibinasakan masa...
ataukah jaman?
entahlah....
akhir kita adalah koma....
menuju titik abadi yang tiada nestapa...
mungkin...
entahlah...
akhir...
koma....
ingin aku berteriak menembus cakrawala kehidupan yang sesak oleh bidadari-bidadara murka di kekelaman dunia pora ini....
singgah sementara menurut hati Sang Pencipta semesta...
mungkin....aku akan menemukan kedamaian atau malah ditemukan?
entahlah....
jagad menuntun dalam erosi jiwa yang fana ...
mengantar pada kesesatan abadi yang takkan hilang dibinasakan masa...
ataukah jaman?
entahlah....
akhir kita adalah koma....
menuju titik abadi yang tiada nestapa...
mungkin...
entahlah...
akhir...
koma....
Kisah si Pungguk
by Reza Kurnia Agustia on Thursday, December 3, 2009 at 1:06pm
aku...tangisan hati sang rajawali mengoyak permadani sang surya yang perlahan tenggelam oleh jalannya waktu...
meratap...merenung...takkan bisa berbuat apapun yang sama...
waktu...akankah tembok hitam itu runtuh oleh dikau sang pemutar jaman?
kini....
lazuardi melukiskan pesan surga yang penuh harap...
dewi malam menimang putra bintang di tengah kelamnya malam...
akankah ini akan berakhir?
mungkin....
entah...
atau tidak....
selesai...
meratap...merenung...takkan bisa berbuat apapun yang sama...
waktu...akankah tembok hitam itu runtuh oleh dikau sang pemutar jaman?
kini....
lazuardi melukiskan pesan surga yang penuh harap...
dewi malam menimang putra bintang di tengah kelamnya malam...
akankah ini akan berakhir?
mungkin....
entah...
atau tidak....
selesai...
Luka Hati si Pungguk
by Reza Kurnia Agustia on Wednesday, December 9, 2009 at 10:23am
aku...saat itu aku sendiri meratap derita untuk meruntuhkan galau hati menimang duka...
sesuatu datang menyegarkan luka..apa itu sesuatu?
sesuatu atau seseorang?
entahlah...
ku rajut hati-hariku dengan suatu janji setia...
tanpa khianat...tanpa pahit...untuk sesuatu...
sesuatu atau seseorang?
entahlah...
ketika khianat itu datang..merobek hati...membuka luka lama...
pahitkah...sakitkah...lukakah....semua jadi satu menjadi sesak dalam sukma....
karena sesuatu...
sesuatu atau seseorang?
entahlah....
kini...sesuatu itu mencoba perbaiki kesalahan lampau...
akankah semua kembali seperti semula?
sesuatu atau seseorang?
entahlah....
adakah kepercayaan itu masih?
masihkah atau hilang?
entahlah....
sesuatu datang menyegarkan luka..apa itu sesuatu?
sesuatu atau seseorang?
entahlah...
ku rajut hati-hariku dengan suatu janji setia...
tanpa khianat...tanpa pahit...untuk sesuatu...
sesuatu atau seseorang?
entahlah...
ketika khianat itu datang..merobek hati...membuka luka lama...
pahitkah...sakitkah...lukakah....semua jadi satu menjadi sesak dalam sukma....
karena sesuatu...
sesuatu atau seseorang?
entahlah....
kini...sesuatu itu mencoba perbaiki kesalahan lampau...
akankah semua kembali seperti semula?
sesuatu atau seseorang?
entahlah....
adakah kepercayaan itu masih?
masihkah atau hilang?
entahlah....
Penantian si Pungguk
by Reza Kurnia Agustia on Thursday, April 1, 2010 at 10:03am
semilir angin sore membawa kesejukan yang dalam...
memberikan semburat secercah warna jingga di kanvas sang khalik...
membawa suka...mengiring luka kedalam perapian fana dunia fatamorgana...
sesak berubah lega...duka beranjak pergi meninggalkan aku yang ditelan semilir angin sore...
aku disini menanti jawaban sang khalik langit dan bumi...menunggu kepastian dari-Nya...
apakah aku pantas diterima dirinya atau aku harus menunggu dan menunggu?
entahlah...aku yang hanya buatan-Nya hanya mampu menanti apa yang akan dikatakan-Nya...
semilir angin sore ini semakin membuat diriku hanyut dalam penantian panjang tanpa akhir...
memberikan semburat secercah warna jingga di kanvas sang khalik...
membawa suka...mengiring luka kedalam perapian fana dunia fatamorgana...
sesak berubah lega...duka beranjak pergi meninggalkan aku yang ditelan semilir angin sore...
aku disini menanti jawaban sang khalik langit dan bumi...menunggu kepastian dari-Nya...
apakah aku pantas diterima dirinya atau aku harus menunggu dan menunggu?
entahlah...aku yang hanya buatan-Nya hanya mampu menanti apa yang akan dikatakan-Nya...
semilir angin sore ini semakin membuat diriku hanyut dalam penantian panjang tanpa akhir...
Langganan:
Postingan (Atom)